Ujian Akhir Santri Al Kanza Lebak Berlangsung 2–18 Juni 2026, Fokus pada Pemahaman dan Karakter

2 minutes reading
Saturday, 13 Jun 2026 14:44 16 Redaksi

LEBAK – Pondok Pesantren Al Kanza Lebak melaksanakan rangkaian ujian akhir tahun ajaran 2026 sebagai bagian dari evaluasi akademik sekaligus upaya meningkatkan kualitas pendidikan santri. Kegiatan tersebut terdiri dari ujian tulis yang berlangsung pada 2–12 Juni 2026 dan ujian lisan (syafahi) yang dilaksanakan pada 13–18 Juni 2026.

Pelaksanaan ujian menjadi agenda rutin pesantren untuk mengukur capaian pembelajaran santri selama satu semester. Melalui dua metode evaluasi tersebut, para santri diuji tidak hanya dari sisi penguasaan teori, tetapi juga kemampuan menyampaikan dan mempertanggungjawabkan ilmu yang telah dipelajari.

Ujian tulis dilaksanakan untuk mengukur kemampuan santri dalam memahami materi pembelajaran secara konseptual dan akademis. Sementara itu, ujian lisan bertujuan menguji kemampuan santri dalam menjelaskan, menghafal, serta memahami materi secara langsung di hadapan para penguji.

Adapun materi yang diujikan meliputi berbagai disiplin ilmu keislaman yang menjadi kurikulum utama Pondok Pesantren Al Kanza, antara lain Hadis, Tarikh Islam, Mahfudzot, Mutala’ah, Fiqih, Nahwu, Sharaf, serta sejumlah mata pelajaran lainnya yang diajarkan secara rutin kepada para santri.

Pimpinan Pondok Pesantren Al Kanza, KH. Ade Bujhaerimi, mengatakan bahwa sistem evaluasi yang memadukan ujian tulis dan ujian lisan merupakan bagian dari tradisi pendidikan pesantren dalam membentuk santri yang memiliki pemahaman ilmu yang kuat sekaligus kemampuan komunikasi yang baik.

“Melalui ujian tulis dan ujian lisan, kami ingin memastikan bahwa santri benar-benar menguasai materi yang telah dipelajari selama satu semester. Ujian ini bukan sekadar mengukur hafalan, tetapi juga mengukur pemahaman, kemampuan analisis, serta keberanian santri dalam menyampaikan ilmu yang telah dipelajari,” ujar KH. Ade Bujhaerimi.

Menurutnya, pendidikan pesantren tidak hanya menekankan aspek penguasaan materi, tetapi juga pembentukan karakter dan mental santri agar mampu menjadi generasi yang siap mengamalkan ilmunya di tengah masyarakat.

Selama pelaksanaan ujian, para santri mengikuti setiap tahapan dengan tertib dan penuh semangat. Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari proses pembentukan kedisiplinan, tanggung jawab, serta tradisi keilmuan yang telah lama menjadi ciri khas pendidikan pesantren.

Melalui rangkaian ujian akhir tahun ini, Pondok Pesantren Al Kanza Lebak berharap dapat terus mencetak generasi santri yang unggul dalam ilmu pengetahuan agama, berakhlakul karimah, serta siap mengabdikan diri kepada masyarakat, bangsa, dan agama dengan bekal ilmu yang kuat dan bermanfaat. (Wans)

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

LAINNYA