Jawa Timur – Suasana khidmat dan penuh semangat mewarnai Dyandra Convention Center, Surabaya, pada Kamis (16/4/2026), saat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Jawa Timur menggelar puncak perayaan Hari Pers Nasional (HPN) sekaligus HUT PWI ke-77 Tahun 2026. Momen istimewa ini menjadi ajang apresiasi bagi para insan pers dan tokoh inspiratif, sekaligus penegasan komitmen terhadap kualitas jurnalisme di tengah dinamika informasi yang kian kompleks.
Sebanyak 24 tokoh nasional dan daerah dianugerahi penghargaan bergengsi. Penyerahan dilakukan langsung oleh Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir, dan Ketua PWI Jatim, Lutfil Hakim. Selain itu, piala Pemenang Prapanca Kategori jurnalisme tulis dan foto diserahkan oleh Wakil Gubernur Jatim, Emil Elestianto Dardak, menambah semarak acara.
Sebelum acara penghargaan, hadirin disuguhi peluncuran dan bedah buku “Langkah Sunyi Menuju Puncak” karya jurnalis Antara, Abdul Hakim. Buku ini mengupas tuntas perjalanan inspiratif Akhmad Munir, dari seorang pembantu koresponden di daerah hingga memegang tampuk kepemimpinan sebagai Dirut Perum LKBN ANTARA dan Ketua Umum PWI Pusat. Kisah ini menjadi pengingat betapa dedikasi dan kerja keras adalah kunci meraih cita.
Ketua PWI Jatim, Lutfil Hakim, dalam sambutannya menekankan bahwa esensi peringatan HPN jauh melampaui seremoni belaka. “Bagaimana setiap hari kita memperbaiki kualitas jurnalisme, menghadirkan informasi yang mencerahkan, dan menjadi arah bagi masyarakat,” tegasnya, menggambarkan visi mulia di balik setiap karya jurnalistik.
Ketua PWI Pusat, Akhmad Munir, turut berbagi pandangannya mengenai tantangan yang dihadapi wartawan di era digital yang dibanjiri gempuran media sosial. Ia menggarisbawahi tiga poin krusial bagi insan pers untuk tetap eksis: “Pertama, kualitas berita dengan menjaga akurasi sebagai rujukan utama publik. Kedua, adaptasi teknologi dengan meningkatkan kompetensi Sumber Daya Manusia di tengah disrupsi digital. Dan berpegang teguh pada kode etik menjaga profesionalisme serta marwah pers dari kepentingan luar,” ujarnya, memberikan peta jalan bagi wartawan masa kini.
Senada dengan itu, Wakil Gubernur Jatim, Emil Elestianto Dardak, menegaskan kembali peran vital pers sebagai penyedia informasi kredibel. “Kepercayaan publik terhadap karya jurnalistik tetap tinggi karena adanya proses akurasi dan verifikasi. Tanpa pers, sulit membayangkan informasi kredibel tersampaikan ke masyarakat,” kata Emil, mengapresiasi peran fundamental pers.
Antusiasme luar biasa terpancar dari insan pers dan masyarakat yang hadir. Ketua HPN 2026 PWI Jatim, Syaiful Anam, mengungkapkan bahwa kehadiran mencapai 200 persen dari undangan yang disebar. “Dari 200 undangan dan tempat duduk yang disediakan, berdasarkan catatan absensi, terdapat 396 orang yang hadir,” ungkapnya bangga. Undangan yang hadir meliputi perwakilan PWI Kabupaten dan Kota se-Jawa Timur, Forkopimda Provinsi dan Kabupaten/Kota, serta berbagai elemen masyarakat.
Rangkaian kegiatan HPN PWI Jatim tidak hanya berhenti pada puncak acara. Sejak Januari 2026, berbagai kegiatan telah dilaksanakan, mulai dari bakti sosial, retret HPN di Serang Banten, seminar, lomba karya jurnalistik, bedah buku, hingga Anugerah PWI Jatim Award. Sebuah terobosan penting juga dicapai melalui penandatanganan MOU antara PWI Jatim dengan BUMD PT Jatim Grha Utama, yang memberikan subsidi pembelian rumah bagi wartawan senilai Rp 35 juta tanpa uang muka, sebuah langkah nyata untuk kesejahteraan insan pers.
Acara ini juga menjadi momen pengakuan atas dedikasi luar biasa dari para tokoh, termasuk:
Tokoh Nasional Inspiratif Bidang Politik
Agus Harimurti Yudhoyono
Tokoh Transformasi Tata Kelola Ibadah Haji
KH. Irfan Yusuf
No Comments