KOTA TANGERANG – Di tengah segudang prestasi dan penghargaan yang diraih Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang, mulai dari Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) ke-19 berturut-turut hingga predikat Penerapan Standar Pelayanan Minimal (SPM) Terbaik Nasional, muncul sorotan tajam terkait penanganan masalah banjir di Perumahan Puri Dewata Indah. Warga setempat merasa Pemkot terkesan ‘cuek’ dan lamban dalam menyelesaikan persoalan yang telah berlangsung bertahun-tahun.
Berbagai upaya pengendalian banjir yang telah dilaksanakan, seperti pengerukan saluran air dan pembuatan tanggul, dilaporkan belum memberikan dampak signifikan. Banjir masih kerap melanda kawasan tersebut setiap kali curah hujan tinggi turun, menimbulkan kekhawatiran dan kerugian bagi para penghuni.
Ketua RW dan warga Perumahan Puri Dewata Indah beberapa kali telah menyampaikan keluhan dan aspirasi mereka kepada Pemkot Tangerang. Namun, hingga kini, respons yang mereka terima dinilai belum memadai dan terkesan diabaikan.
Salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan kekecewaannya. “Kami berharap Pemkot Tangerang jangan hanya mengejar penghargaan SPM dan penghargaan lainnya. Yang kami butuhkan adalah implementasi nyata dalam bentuk pelayanan. Ketika ada permasalahan di warga, harusnya ditindaklanjuti dengan serius,” ujarnya. Ia menambahkan, “Percuma hanya dapat penghargaan jika persoalan yang ada di warga terkesan kurang diperhatikan. Ini hanya sebatas gengsi.”
Warga berharap agar Walikota Tangerang beserta jajaran dan anggota DPRD Kota Tangerang yang memiliki konstituen di wilayah Puri Dewata Indah, khususnya, dapat segera turun tangan. “Kami berharap mereka dapat memberikan perhatian lebih dan solusi konkret untuk menyelesaikan masalah banjir ini, bukan hanya saat membutuhkan suara saja,” pungkasnya.(erni)
No Comments