Perkenalkan Layanan KA YIA PSO, KAI Bandara Kembali Hadirkan “Teman Istimewa” Bersama Difabelzone

3 minutes reading
Thursday, 27 Aug 2026 03:55 6 Admin

PT Railink atau KAI Bandara kembali menghadirkan program “KAI Bandara Bersama Teman Istimewa” sebagai bentuk komitmen dalam menghadirkan layanan transportasi yang inklusif sekaligus memberikan edukasi mengenai layanan kereta api kepada masyarakat. Pada kesempatan ini, KAI Bandara berkolaborasi dengan Komunitas Difabelzone untuk memperkenalkan layanan KA Bandara YIA PSO kepada peserta sekaligus memberikan pengalaman secara langsung menggunakan layanan kereta api bandara.

Kegiatan diikuti oleh peserta komunitas Difabelzone dengan rentang usia 10 hingga 40 tahun. Para peserta mengikuti berbagai rangkaian kegiatan dengan antusias, mulai dari pengenalan layanan KA Bandara YIA PSO, edukasi mengenai tata cara menggunakan layanan kereta api, hingga pengenalan berbagai fasilitas dan prosedur keselamatan selama berada di area stasiun dan perjalanan menggunakan kereta api.

Manager Komunikasi Perusahaan KAI Bandara, Ayep Hanapi, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya KAI Bandara untuk memastikan layanan transportasi dapat dikenal dan dimanfaatkan oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk teman-teman difabel.

“KAI Bandara percaya bahwa transportasi publik bukan hanya tentang mobilitas, tetapi juga tentang memberikan kesempatan yang setara bagi setiap orang untuk dapat bepergian dengan aman, nyaman, dan mandiri. Melalui program KAI Bandara Bersama Teman Istimewa, kami ingin memperkenalkan layanan KA YIA PSO sekaligus memberikan pengalaman langsung kepada teman-teman Difabelzone mengenai bagaimana menggunakan layanan kereta api,” ujar Ayep.

Selain edukasi layanan kereta api, KAI Bandara juga memberikan ruang bagi Komunitas Difabelzone untuk memperkenalkan produk batik hasil karya peserta difabelzone kepada penumpang KAI Bandara. Kegiatan tersebut dilaksanakan di area tunggu keberangkatan Stasiun YIA, sehingga penumpang dapat melihat secara langsung karya batik yang dibuat oleh para peserta sekaligus mengenal kreativitas dan potensi teman-teman difabel.

Sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan keterampilan dan kreativitas komunitas, KAI Bandara turut memberikan dukungan berupa alat membatik kepada Komunitas Difabelzone. Dukungan tersebut diharapkan dapat membantu keberlanjutan kegiatan membatik serta membuka ruang yang lebih luas bagi peserta untuk mengembangkan kreativitas dan menghasilkan karya yang memiliki nilai ekonomi.

Pendiri Komunitas Difabelzone, Lidwina Wuri, mengapresiasi kolaborasi yang dilakukan bersama KAI Bandara. Menurutnya, kegiatan ini memberikan kesempatan bagi peserta untuk belajar mengenai transportasi publik sekaligus menunjukkan bahwa teman-teman difabel memiliki kemampuan dan karya yang dapat diapresiasi oleh masyarakat luas.

“Kami sangat berterima kasih kepada KAI Bandara atas kesempatan dan dukungan yang diberikan kepada Difabelzone. Bagi peserta, kegiatan ini bukan hanya tentang belajar menggunakan kereta api, tetapi juga menjadi pengalaman untuk lebih percaya diri beraktivitas di ruang publik. Kami juga sangat mengapresiasi dukungan alat membatik karena dapat membantu teman-teman mengembangkan keterampilan dan menghasilkan karya yang bisa diperkenalkan kepada masyarakat,” ujar Lidwina.

KAI Bandara berharap kolaborasi bersama Difabelzone dapat terus berkembang dan menjadi bagian dari upaya bersama dalam menciptakan ekosistem transportasi publik yang semakin inklusif, ramah, dan memberikan kesempatan yang setara bagi seluruh masyarakat.

Melalui semangat “KAI Bandara Bersama Teman Istimewa”, KAI Bandara berkomitmen untuk terus menghadirkan pengalaman perjalanan yang tidak hanya menghubungkan satu tempat dengan tempat lainnya, tetapi juga membangun konektivitas sosial dan memberikan ruang bagi setiap individu untuk berkarya dan berkembang.

Artikel ini juga tayang di vritimes

LAINNYA