Membungkuk di Lantai Ruang Sidang, Momen Jokowi Ambil Sendiri Berkas Ijazahnya Bikin Netizen Menangis Bercampur Marah

waktu baca 3 menit
Minggu, 8 Nov 2026 13:58 10 Redaksi

JAKARTA TIMUR, – Bukan pidato panjang, bukan pembelaan keras. Hanya sebuah gerakan sederhana: membungkuk, lalu memunguti satu per satu berkas yang tercecer di lantai.

Namun justru dari gerakan sederhana itulah, ruang sidang Pengadilan Negeri Jakarta Timur mendadak sunyi, dan jutaan pasang mata di media sosial ikut terdiam.

Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, hadir sebagai saksi dalam sidang kasus dugaan pencemaran nama baik terkait polemik ijazah, Kamis (5/11/2026). Sidang yang berlangsung sejak pukul 09.00 WIB hingga 22.30 WIB itu menghadirkan momen yang tak pernah dibayangkan banyak orang.

Saat berkas-berkas ijazahnya – dari SD, SMP, SMA, hingga Universitas Gadjah Mada – diperlihatkan di hadapan majelis hakim, sebagian dokumen itu tercecer ke lantai. Tanpa menunggu siapa pun, tanpa memanggil ajudan, Pak Jokowi sendiri yang membungkuk, jongkok, lalu merapikannya satu per satu.

Video itu kini beredar luas. Dalam foto yang redaksi kirim ini, terlihat jelas tubuhnya membungkuk, tangannya meraih map di lantai, di samping kursi hitam ruang sidang.

Meski begitu, wajahnya nampak tetap tenang dan tak ada kesan marah, tapi justru itulah yang membuat banyak orang merasa sesak nafas melihatnya.

“Siapa yang tidak trenyuh melihat adegan ini?” Ujar warga netizen sambil berurai air mata.

Kalimat itu yang kemudian menjadi caption paling banyak dibagikan.

Bagi pendukungnya, momen itu bukan sekadar mengambil berkas. Itu adalah potret seorang mantan presiden yang memilih taat dan hormat pada hukum, meski harus melakukannya dengan cara yang paling sederhana, bahkan paling merendahkan diri.

Sejumlah warganet mengaku sedih, bahkan menangis melihatnya. Di Threads, di TikTok, di WhatsApp grup, video itu dibagikan berulang-ulang dengan komentar yang sama.

“Tak tega melihatnya. Beliau dulu presiden, kini harus ambil berkasnya sendiri di lantai.”

Nada marah pun banyak terlontar untuk Roy Suryo selaku pihak terdakwa yang sudah membuat repot Jokowi dengan tuduhan palsunya.

Berbagai umpatan dan cacian pun terlontar dari mulut Netizen, terlebih saat Jokowi menyalami sesuai sidan.

“Aduh bapak kok masih mau menyalami orang yang sudah menyakitinya sih. Kalo saya sudah…,” salah satu ungkapan hati netizen dalan kolom komentar.

Momen itu menjadi semakin mengharukan setelah ajudannya, AKBP Syarif Muhammad, menyampaikan permintaan maaf terbuka pada Sabtu (7/11/2026). Ia mengaku merasa bersalah karena tidak sigap membantu.

“Mohon maaf Bapak atas kelalaian saya yang kurang sigap membantu Bapak mengambil dan membereskan berkas-berkas di lantai dikarenakan aturan di dalam jalannya persidangan,” tulis Syarif di Instagramnya.

Ia menjelaskan, selama persidangan berlangsung, ia tidak bisa sembarangan mendekat karena aturan yang berlaku di ruang sidang. Ia hanya bisa melihat dari kursi peserta, sementara atasannya membungkuk sendiri.

Di tengah sidang yang panas, dengan terdakwa yang masih bersikukuh menyebut ijazahnya tidak asli, Jokowi memilih tidak marah.

Ia memilih menunjukkan ijazahnya satu per satu, dengan tertib, dengan tenang, dan dengan penuh penghormatan terhadap hukum.

Mungkin bagi sebagian orang, itu hanya map yang jatuh. Tapi bagi jutaan orang yang melihat foto ini, itu adalah gambaran tentang kerendahan hati.

Tentang seorang pemimpin yang pernah memimpin 270 juta rakyat, tapi di ruang sidang itu, ia kembali menjadi warga negara biasa yang rela membungkuk demi menghormati proses hukum dan membuat hati jadu trenyuh.

“Semoga selalu sehat ya bapak,” ujar Netizen lagi.

(Erni)

.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA