Kadin Panen Buah Melon Empat Hektar di Lebak

2 minutes reading
Sunday, 3 May 2026 13:27 10 Redaksi

LEBAK, BANTEN – Petani buah Melon Garda Tani Margawana Mulya akan melakukan panen perdana buah Melon Premium pada pertengahan bulan Mei 2026. Panen buah melon tersebut dilakukan setelah 65 hari masa tanam.

 

Garda Tani Margawana Mulya dibawah binaan Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Pusat itu merupakan kebun melon terbesar di Banten dengan populasi tiga puluh ribu pohon dan berada dilahan sekitar empat hektar.

 

Dikatakan Agus R Wisas, Wakilketua 1 Kadin Banten Bidang Organisasi Tatalaksana, panen perdana buah Melon Premium tersebut merupakan sebuah kebanggan bagi masyarakat Lebak, khususnya para petani di Kampung Margawana, Desa Cipadang, Kecamatan Cileles, Kabupaten Lebak.

 

“Kami sangat bangga, karena petani asal Kecamatan Cileles berhasil mengembangkan tanaman buah Melon Premium. Panen perdana Insya Allah akan dilakukan pada tanggal 11 Mei nanti,”kata Agus R Wisas, Sabtu(02/5/2026).

 

Kata Agus, hasil panen buah Melon Premium itu nantinya akan berdampak kepada peningkatan ekonomi masyarakat. Lantaran, harga buah melon tersebut sangat tinggi dipasaran dengan harga jual sekitar Rp18 ribu/kilogram. Untuk pemasaran sendiri kata Agus, pihaknya sudah melakukan kontak dengan berbagai supermarket di kota-kota besar seperti Tangerang dan Jakarta.

 

Hal itu dikarenakan, Buah Melon Premium hanya di jual di super market. Apalagi, buah melon yang dikembangkannya itu memang nantinya harus dikemas rapih dan tidak boleh ada cacat sedikitpun.

 

Kata dia, buah melon dari Kebun Garda Tani Margamulya nantinya bakal dikenal dengan cita rasanya yang manis. Hal itu dikarenakan buahnya memiliki tingkat kemanisan sekitar 12 brix dengan bobot sekitar 1,5 kg sampai 1,8 kg.

 

Masih kata Agus, dari lahan seluas empat hektar tersebut estimasi hasil panen buah melon sekitar 30 ton. Hal itu berdasarkan kalkulasi 30 ribu populasi yang menghasilkan dua buah melon perpohon.

 

“Intinya kita siap panen, tinggal menunggu kesediaan pak Bupati. Karena panen secara simbolis akan dilakukan oleh pak Bupati,”kata Agus lagi.

 

Karena lahannya sangat luas, pihaknya tidak akan sekaligus menanen buah melon, setidaknya kata dia, dibutuhkan dua atau tiga kali panen sama satu Minggu.”Karena sangat luas, maka kita akan memanen dua atau tiga kali,”tutupnya.

 

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lebak, Rahmat Yuniar sangat mengapresiasi petani buah Melon Garda Tani Margawana Mulya. Karena hasil panennya bisa mendongkrak perekonomian warga, bahkan yang lebih membanggakan adalah buah Melon Premium tersebut berada di wilayah Kabupaten Lebak, tepatnya di Kecamatan Cileles.

 

Sekertaris PWI Banten, Fahdi Khalid mengaku jika keberadaan Kebun Melon Premium tersebut merupakan langkah kongkrit dari Kadin Banten guna meningkatkan perekonomian masyarakat khususnya para para petani.(Rls).

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

LAINNYA