Survei topografi dan pemetaan area luas membutuhkan drone yang bisa menghasilkan data orthophoto dan model 3D dengan akurasi centimeter secara efisien.
Drone yang tidak dilengkapi sensor survey-grade dan sistem koreksi posisi yang tepat menghasilkan data yang tidak bisa digunakan sebagai deliverable operasional.
DJI Matrice 4E hadir sebagai drone compact untuk survei dan pemetaan yang mengintegrasikan kamera survey 20MP dengan CMOS 4/3 dan mechanical shutter interval 0,5 detik, serta RTK module onboard untuk akurasi centimeter.
Dikembangkan oleh DJI Enterprise, Matrice 4E mendukung tiga intelligent mapping mode: 3-Directional Ortho untuk pemetaan 2D yang efisien, 5-Directional Oblique untuk model 3D, dan Smart 3D Capture untuk struktur vertikal dan bangunan kompleks. Pemrosesan data dengan RTK-PPK menghasilkan akurasi posisi centimeter yang konsisten di seluruh area survey.
“Tiga intelligent mapping mode pada drone DJI M4E mendukung berbagai kebutuhan deliverable dari orthophoto 2D hingga model 3D struktur kompleks dalam satu misi,” ujar Halo Robotics.
Output yang dihasilkan mencakup orthophoto beresolusi tinggi, Digital Surface Model, Digital Terrain Model, dan model 3D yang langsung kompatibel dengan workflow GIS dan software pemrosesan data survei standar.
DJI Matrice 4E menjadi pilihan untuk program survei dan pemetaan yang membutuhkan efisiensi operasional tinggi dengan output survey-grade yang konsisten di berbagai kondisi lapangan dan kebutuhan proyek.
Artikel ini juga tayang di vritimes