KAB,TANGERANG, SIBER77.COM-Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Tangerang melaksanakan pemantauan kebutuhan bahan poko di tingkat produsen di wilayah Kabupaten Tangerang. Pemantuan tersebut mencakup harga dan ketersediaan pangan seperti Gabah, beras medium dan beras premium di penggilingan, bawang merah, cabe keriting ditingkat petani.
Kepala Bidang Ketahanan Pangan pada Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Tangerang Abdul Munir, SP, M.Si menyampaikan untuk memotret ketersediaan dan harga pangan di tingkat Konsumen dan Produsen pihaknya menerjunkan petugas enumerator sebanyak 3 (tiga) orang yang bertugas di pasar tradisional, penggilingan padi dan kelompok tani.
“Kami menugaskan enumerator untuk menghubungi dan menemui responden secara langsung di wilayah penugasan, melakukan wawancara, mencatat dan memastikan kelengkapan sesuai kebutuhan yang kami siapkan,”kata Munir
Ia lanjutkan, berdasarkan laporan dari petugas enumerator bahwa harga bahan pangan pokok di tingkat produsen di Minggu ke IV bulan Oktober Tahun 2026 meliputi petani, kelompok penggilingan padi, dan sayuran hortikultura menunjukan terjadi kenaikan harga.
Untuk Komoditas Gabah Kering Panen (GKP) tingkat petani Rp7.600/Kg dari Harga Pokok Penjualan (HPP) Rp 6.500/Kg, sedangkan harga Gabah Kering Panen tingkat Penggilingan sebesar Rp 7.750/Kg dari HPP/HAP Rp 6.700/Kg.
Sementara itu, untuk harga rata-rata Gabah Kering Giling (GKG) tingkat penggilingan Rp 8.652 dari HPP Rp 8.000/Kg, Beras Medium tingkat penggilingan Rp 13.575/KG dari HPP/HAP 12.000/Kg, sedangkan harga Beras Premium tingkat penggilingan Rp 14.675/Kg.
Bawang merah tingkat petani Rp 23.166/Kg dari HAP Rp 25.000/Kg, Cabe Merah Keriting harga di tingkat petani Rp 27.000/Kg dari HAT Rp 22.000/Kg, Cabe merah besar Rp 23.750/Kg dan Cabe merah rawit ditingkat petani Rp 51.00/Kg dari HAT Rp 25.000/Kg.
“Saat ini ada beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga di tingkat petani seperti cabe rawit merah, cabe merah keriting, ini dikarenakan kondisi alam yang saat ini cuaca panas akibat musim kemarau, di beberapa wilayah Kabupaten Tangerang masih belum turun hujan, sementara sumber air mengalami kekeringan,” kata Munir alumni Faperta UNRAM NTB.
Ern’s
Tidak ada komentar