Paguyuban Indonesia Timur Se-Jabodetabek dan Ormas PETIR Kecam Penyerbuan di Matraman, Serukan Persatuan dan Tempuh Jalur Hukum

2 minutes reading
Monday, 27 Jul 2026 07:16 36 edy

JAKARTA – Seluruh Paguyuban Indonesia Timur se-Jabodetabek bersama Ormas PETIR menyatakan sikap tegas mengecam dan menolak segala bentuk penyerbuan, kekerasan, maupun pengrusakan terhadap tempat tinggal saudara-saudara mereka dari Indonesia Timur di wilayah Matraman, Jakarta.

Melalui pernyataan sikap yang disampaikan pada Senin, 27 Juli 2026, Paguyuban Indonesia Timur se-Jabodetabek dan Ormas PETIR menegaskan bahwa tindakan kekerasan dan pengrusakan tidak dapat dibenarkan dalam kondisi apa pun.

Mereka mendesak Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dan pihak berwenang agar segera mengusut secara tuntas kejadian tersebut. Aparat juga diminta menangkap para pelaku dan memprosesnya sesuai dengan hukum yang berlaku secara adil dan tanpa pandang bulu.

Selain itu, mereka meminta adanya jaminan keamanan bagi seluruh warga Indonesia Timur yang tinggal, bekerja, dan mencari nafkah di wilayah Jakarta dan sekitarnya.

Dalam pernyataan tersebut, Paguyuban Indonesia Timur se-Jabodetabek dan Ormas PETIR juga menyerukan kepada seluruh basudara Indonesia Timur yang berada di wilayah Jabodetabek untuk tetap menjaga ketenangan dan tidak mudah terprovokasi.

“Kepada seluruh Basudara Indonesia Timur di Jabodetabek, kami menyerukan: Mari kita bersatu, tetap tenang, jangan terprovokasi, dan jangan melakukan tindakan anarkis. Serahkan sepenuhnya proses hukum kepada pihak yang berwenang,” demikian bunyi pernyataan sikap tersebut.

Mereka juga mengajak seluruh masyarakat Indonesia Timur untuk tetap menjaga nama baik daerah, mempererat persaudaraan, serta hidup rukun dengan seluruh elemen masyarakat lainnya.

“Ingat, kita datang ke tanah rantau ini untuk berjuang, bukan untuk membuat onar. Sakit satu, kita rasakan semua. Tapi kita lawan dengan persatuan, doa, dan jalur hukum,” tegas mereka.

Di akhir pernyataannya, Paguyuban Indonesia Timur se-Jabodetabek dan Ormas PETIR kembali menegaskan komitmen untuk menolak segala bentuk kekerasan serta mengedepankan persatuan dan proses hukum dalam menyelesaikan setiap persoalan.

“Tolak kekerasan! Jaga persatuan! Orang Timur Basudara!” tegasnya.

Pernyataan sikap tersebut disampaikan di Jakarta pada 27 Juli 2026 oleh Koordinator Paguyuban Indonesia Timur se-Jabodetabek dan Ormas PETIR.*

(NK)

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

LAINNYA