Satgas Jalan Lurus Kecamatan Air Naningan Hadir untuk Warga Kurang Mampu yang Sakit

3 minutes reading
Monday, 26 Jan 2026 12:37 46 Redaksi

Tanggamus, Lampung – Di tengah hiruk pikuk kehidupan, ada suara-suara yang membutuhkan uluran tangan. Satuan Tugas (SATGAS) Jalan Lurus di Kecamatan Air Naningan, Tanggamus, tidak tinggal diam. Mereka mendedikasikan diri untuk hadir bagi masyarakat yang tengah berjuang melawan keterbatasan ekonomi dan penyakit. Ini bukan sekadar tugas, melainkan panggilan hati untuk meringankan beban mereka yang paling rentan.

Peran Satgas Jalan Lurus sangat krusial dalam mengidentifikasi dan mendata warga yang membutuhkan perhatian khusus. Mereka menjadi jembatan penting antara masyarakat dengan pemerintah daerah, memastikan bahwa biaya pengobatan yang seringkali menjadi kendala besar dapat teratasi. Harapan untuk sembuh, untuk kembali beraktivitas, kini memiliki jalur yang lebih jelas.

Minggu, 25 Januari 2026, menjadi saksi bisu komitmen tak tergoyahkan dari tim yang dipimpin oleh Ketua SATGAS Jalan Lurus Kecamatan Air Naningan Munasir. Bersama jajarannya, termasuk Ketua Bidang Pendidikan Wangsuryono, Ketua Komisi 1 Satgas Sanwani, serta perwakilan Tim Wanita Tangguh Kabupaten Tanggamus dan jajaran pengurus harian Kabupaten Tanggamus Rusyanto dan sekretaris Misriana, mereka kembali bergerak. Tujuannya, mengunjungi Kodim, warga Pekon Air Kubang, Dusun Margahayu.

Kodim telah 17 tahun berjuang melawan stroke. Kepala Dusun Margahayu, Khoiri, menuturkan betapa beratnya kondisi yang dihadapi Kodim dan keluarganya. Selain penanganan medis, kebutuhan mendesak adalah kursi roda. “Untuk memapah ke kamar mandi atau keluar berjemur saja sangat sulit bagi istri dan anak perempuannya,” ungkap Khoiri dengan nada prihatin.

Perjuangan tidak berhenti di situ. Tim Satgas Jalan Lurus juga menyambangi Yaya di Dusun Pasar Lama, Pekon Air Naningan. Ia telah dua tahun menderita saraf kejepit yang berujung pada kelumpuhan, akibat kecelakaan saat memetik lada. Kondisi ini membuatnya sangat membutuhkan perawatan medis intensif, namun terhalang oleh BPJS yang ternyata sudah tidak aktif.

Menyadari urgensi situasi ini, tim Satgas Jalan Lurus Kabupaten dan Kecamatan bertekad untuk membantu mengaktifkan kembali kartu BPJS Yaya. Lebih jauh lagi, mereka akan mengusulkan bantuan kursi roda dan tongkat agar Yaya dapat bergerak lebih leluasa di dalam rumah dan menikmati sinar matahari halaman.

Kepala Dusun Pasar Lama, Yendra, mengungkapkan rasa terkejutnya saat mengetahui kartu BPJS Yaya tidak aktif. “Keluarganya tidak pernah bercerita kalau kartu BPJS-nya sudah mati,” ujarnya. Yendra berharap ke depannya, masyarakat Dusun Pasar Lama lebih terbuka dan melaporkan jika ada kendala serupa, agar dapat segera dicarikan solusi bersama.

Kisah Kodim dan Yaya adalah pengingat bahwa di balik statistik, ada kehidupan nyata yang membutuhkan perhatian dan kepedulian. Satgas Jalan Lurus Kecamatan Air Naningan Tanggamus hadir bukan hanya sebagai pelaksana program, tetapi sebagai perpanjangan tangan kemanusiaan, membawa harapan dan solusi bagi mereka yang paling membutuhkan. (Juli)

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

LAINNYA