Penjualan Tiket KA Angkutan Lebaran 2026 dari Daop 2 Bandung Capai Lebih dari 60 Persen

3 minutes reading
Tuesday, 10 Mar 2026 09:10 9 Admin

Bandung (Jawa Barat), 10 Maret 2026 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung mencatat perkembangan positif pada penjualan tiket kereta api untuk periode Angkutan Lebaran 2026. Hingga saat ini, minat masyarakat untuk menggunakan transportasi kereta api pada masa mudik dan arus balik Lebaran terlihat cukup tinggi, seiring meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri.

Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung Kuswardojo menyampaikan bahwa pada masa Angkutan Lebaran tahun ini, KAI Daop 2 Bandung menyiapkan kapasitas tempat duduk yang cukup besar untuk melayani masyarakat. Secara keseluruhan, selama periode Angkutan Lebaran yang berlangsung mulai 11 Maret hingga 1 April 2026, tersedia 345.840 tempat duduk bagi para pengguna jasa kereta api yang akan bepergian dari wilayah Daop 2 Bandung.

“Sampai dengan kemarin sore (Senin, 9 Maret 2026) tercatat bahwa tiket yang sudah terjual mencapai 207.532 tiket. Artinya lebih dari 60 persen dari total tempat duduk yang kami sediakan telah dimiliki oleh calon pelanggan untuk perjalanan pada masa Angkutan Lebaran nanti,” ujar Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo.

Kuswardojo menjelaskan bahwa pola perjalanan penumpang pada masa Angkutan Lebaran tahun ini masih didominasi oleh perjalanan menuju wilayah timur Pulau Jawa. Mayoritas pelanggan memilih tujuan ke berbagai kota di Jawa Tengah dan Jawa Timur, seperti Semarang, Yogyakarta, Solo, Madiun, hingga Surabaya, yang merupakan daerah tujuan mudik utama bagi masyarakat.

Berdasarkan data sementara, penjualan tiket tidak merata setiap harinya, karena biasanya terdapat tanggal-tanggal tertentu yang menjadi favorit masyarakat untuk melakukan perjalanan mudik. Namun secara rata-rata, saat ini tingkat penjualan tiket telah mencapai sekitar 7.000 hingga 8.000 tiket per hari di berbagai stasiun wilayah Daop 2 Bandung.

“Jika kita melihat khusus dari Stasiun Bandung, data keberangkatan untuk periode 11 Maret hingga 1 April 2026 menunjukkan rata-rata tingkat keterisian sekitar 4.500 hingga 5.000 pelanggan per hari. Angka ini menunjukkan bahwa minat masyarakat untuk menggunakan kereta api pada masa Angkutan Lebaran cukup tinggi,” tambah Kuswardojo.

Meski demikian, hingga saat ini secara keseluruhan belum ada tanggal keberangkatan yang benar-benar habis terjual untuk seluruh perjalanan kereta api. Namun terdapat beberapa kereta api tertentu yang tiketnya telah habis sejak hari-hari awal penjualan karena tingginya permintaan masyarakat.

Beberapa kereta yang tercatat memiliki tingkat okupansi sangat tinggi bahkan telah habis terjual untuk sejumlah perjalanan di antaranya adalah KA Kahuripan relasi Kiaracondong – Blitar, KA Kutojaya Selatan relasi Kiaracondong – Kutoarjo, serta KA tambahan Lebaran relasi Kiaracondong – Surabaya Gubeng. Ketiga kereta tersebut menjadi favorit masyarakat karena melayani rute menuju daerah tujuan mudik utama di Jawa Tengah dan Jawa Timur.

KAI Daop 2 Bandung mengimbau masyarakat yang berencana melakukan perjalanan pada masa Angkutan Lebaran agar segera melakukan pemesanan tiket melalui aplikasi Access by KAI, website resmi KAI, maupun mitra penjualan resmi lainnya. Dengan melakukan pemesanan lebih awal, pelanggan dapat merencanakan perjalanan dengan lebih nyaman dan menghindari kehabisan tiket pada tanggal keberangkatan yang diinginkan.

KAI juga terus berkomitmen menghadirkan layanan transportasi yang aman, nyaman, dan tepat waktu, sehingga perjalanan masyarakat selama masa mudik Lebaran dapat berlangsung dengan lancar. Seluruh jajaran KAI Daop 2 Bandung akan terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan penjualan tiket serta memastikan kesiapan operasional demi memberikan pelayanan terbaik kepada para pelanggan.

Artikel ini juga tayang di vritimes

LAINNYA