KRAS REBORN: Strategi Baru Krakatau Steel Perkokoh Fondasi Organisasi

3 minutes reading
Tuesday, 10 Mar 2026 13:12 11 Admin

Jakarta, 10 Maret 2026 – PT Krakatau Steel (Persero) Tbk/Krakatau Steel Group (KRAS) secara resmi memperkenalkan strategi transformasi terbaru bertajuk KRAS Reborn. Inisiatif ini merupakan langkah visioner perusahaan untuk mengonversi dinamika volatilitas global dan disrupsi teknologi menjadi peluang pertumbuhan yang berkelanjutan. Strategi ini menandai fase krusial bagi perusahaan untuk beranjak dari sekadar bertahan menuju ambisi besar menjadi pemimpin industri baja yang tangguh di kancah global.

Komitmen Kepemimpinan: Menumbuhkan Mentalitas Juara dan
Standar Global

Direktur Utama Krakatau Steel, Dr. Akbar Djohan, menegaskan
bahwa momentum ini merupakan titik balik krusial bagi Perseroan. “Kita
harus menyadari bahwa Krakatau Steel tidak pernah kehilangan kekuatannya; hari
ini kita sedang membangkitkan kesadaran kolektif atas kapabilitas besar yang
selama ini terpendam. Melalui KRAS REBORN, kita secara resmi meninggalkan pola
pikir bertahan dan mulai melangkah dengan mentalitas juara yang berlandaskan
pada kolaborasi tanpa batas serta standar kualitas kelas dunia,” tegas Dr.
Akbar Djohan, yang
juga menjabat sebagai Chairman Indonesia Iron & Steel Industry Association
(IISIA) dan Chairman Asosiasi Logistik & Forwarder Indonesia (ALFI/ILFA).

Framework REBORN: Arsitektur Transformasi Krakatau Steel

Strategi KRAS REBORN memposisikan energi organisasi dan ketangguhan mental
talenta sebagai fondasi utama. Melalui sinergi Resilient Mindset dan Execution
Excellence
, setiap insan perusahaan dipacu untuk menghasilkan kinerja
optimal di tengah dinamika industri.

Transformasi ini merevolusi SDM menjadi Business-Driven People yang
didukung penuh oleh kelincahan organisasi (Organizational Agility).
Dengan menjadikan Renewal through Innovation sebagai motor penggerak,
seluruh upaya ini bermuara pada satu visi kolektif: mewujudkan Krakatau Steel
sebagai National Pride with Global Standards melalui pencapaian KPI yang
terukur dan akuntabel. 

Akselerasi Budaya Kerja: Membangun Organisasi yang Adaptif
dan Inovatif 

Langkah nyata
percepatan transformasi ini telah dikukuhkan dalam agenda strategis bertajuk “Strategi Navigasi Transformasi: Dari
Survival Mode Menuju Reborn”
yang berlangsung pada 26–27 Februari 2026 di Gedung
Pusdiklat Cilegon. Dalam arahannya, Direktur SDM Krakatau Steel, Suryantoro
Waluyo, memaparkan bahwa esensi dari KRAS REBORN adalah sebuah intervensi
energi organisasi yang menyeluruh.  

Fokus utamanya
bukan sekadar peningkatan kompetensi teknis, melainkan penyelarasan aspek
budaya kerja, ketangguhan mental, dan optimalisasi kinerja berbasis target yang
terukur untuk memastikan setiap individu di dalam perusahaan bergerak sebagai mitra bisnis strategis yang
berkontribusi langsung pada pendapatan perusahaan melalui pengaktifan Sense of Awareness, Sense of Belonging, dan Sense of Urgency. 

Satu Visi, Satu Kekuatan:
Menjemput Target Strategis 2026

Melalui KRAS Reborn, Perseroan menetapkan visi
untuk mencapai target pendapatan
konsolidasi sebesar USD 1,6 Miliar sebagaimana tertuang
dalam RKAP 2026. Target ini bukan sekadar angka finansial, melainkan
transformasi mentalitas menuju Reborn
State yang mengedepankan ketangkasan dan kolaborasi lintas
entitas antara holding dan
anak perusahaan.

Dengan fokus pada penyelesaian tugas yang
berdampak langsung pada profitabilitas dan efisiensi, perusahaan berkomitmen
untuk memastikan bahwa setiap insan Krakatau Steel menjadi penggerak utama
dalam mewujudkan kebanggaan nasional berstandar dunia melalui pencapaian target
strategis.

Artikel ini juga tayang di vritimes

LAINNYA