Tangerang, SIBER77.COM – Proyek perawatan jalan Mekar Baru – Kronjo menggunakan Hotmix oleh UPT VI kabupaten Tangerang disinyalir asal jadi, Kamis (09/04/26)
Pasalnya hotmix di Jalan Mekar Baru – Kronjo tersebut menuai kritikan dari DPP KJNI ( Komite Jurnalis Nusantara Independen), karena dinilai Pekerjaan tersebut asal jadi sehingga muncul pertanyaan serius terkait kualitas serta mutu pada saat pelaksanaan.
Berdasarkan pantauan di lokasi, hamparan hotmix terlihat tidak maksimal dengan permukaan yang tampak kasar. Perekat aspal (tack coat) juga diduga tidak diaplikasikan secara merata, sehingga tekstur jalan dinilai kurang padat dan berpotensi mempengaruhi daya tahan konstruksi dalam jangka panjang.
Selain itu, pada sejumlah titik tambalan jalan berlubang, material yang digunakan disebut berupa skrap, diduga bukan agregat baru sebagaimana lazimnya dalam pekerjaan perawatan jalan. Kondisi tersebut menimbulkan kekhawatiran masyarakat terhadap mutu hasil pekerjaan, terlebih proyek ini menggunakan Uang Rakyat yang seharusnya dikelola secara transparan dan akuntabel.
Menanggapi hal itu Arul selaku Ketua Umum DPP KJNI angkat bicara.
“Pekerjaan Hotmix yang baru saja dipelihara, bukannya keadaan badan jalan membaik, justru semakin tidak presisi. Tambal sulam Hotmix yang terhampar tidak merata sehingga menimbulkan gelombang gelombang yang bisa membahayakan bagi pengguna jalan” Ungkap Arul
Selain itu, Arul juga mengutarakan, ” Tipisnya Hotmix aspal yang digunakan juga pemadatannya kurang maksimal sehingga menimbulkan krikil krikil yang berserakan, hal itu di khawatirkan juga bisa membahayakan bagi pengguna jalan, ” Ucap Arul
” Untuk itu kami minta kepada camat Mekar Baru, untuk segera menindaklanjuti sekaligus menegur Ka. UPT VI kebupaten tangerang, agar anak buahnya bekerja secara benar dan profesional, kami juga akan mendesak Kadis DBMSDA Kabupaten Tangerang untuk meng-evaluasi Ka.UPT 6, karena kami duga kurang cermat dalam melakukan pemeliharaan” pungkasnya
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak UPT VI maupun instansi teknis terkait mengenai detail spesifikasi pekerjaan dalam proyek tersebut.
Masyarakat berharap pihak terkait segera memberikan penjelasan guna memastikan pekerjaan perawatan yang di kelola oleh UPT VI di beberapa wilayah benar-benar dilaksanakan sesuai standar teknis serta memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat tentunya bagi pengguna jalan. (Red)
No Comments