Dari Kompetisi hingga Pengalaman Internasional, Atha Marcella Terus Bertumbuh dan Berani Keluar dari Zona Nyaman

3 minutes reading
Sunday, 23 Aug 2026 01:00 8 Admin

Jakarta – Berbagai kesempatan untuk belajar,
berkompetisi, dan mengembangkan diri menjadi bagian dari perjalanan Atha
Marcella hingga akhirnya resmi dilantik sebagai salah satu lulusan dalam
WISUDA-75 BINUS University. Bersama 4.758 wisudawan dan wisudawati lainnya,
lulusan Business Information Technology, BINUS @Bekasi, tersebut menutup
perjalanan akademiknya pada prosesi yang berlangsung 8–9 Agustus 2026 di
Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan, Jakarta.

Salah satu lulusan berprestasi dalam WISUDA-75
adalah Atha Marcella, lulusan Business Information Technology, BINUS @Bekasi.
Setelah menyelesaikan perkuliahan tepat waktu, Atha melihat perjalanan di BINUS
sebagai proses yang tidak hanya membentuk kemampuan
akademiknya, tetapi juga kemampuan problem solving, critical thinking,
dan collaboration.

Selama berkuliah, dukungan dari keluarga dan
lingkungan BINUS menjadi bagian penting dalam perjalanannya. Sang ibu menjadi
sosok yang selalu mendukung pendidikan Atha sejak kecil hingga akhirnya
menyelesaikan pendidikan sarjana. Sementara itu, salah satu dosennya, Miss
Nuril, turut mendorong Atha untuk berani bermimpi lebih besar dan mengambil
peluang yang sebelumnya terasa sulit untuk dicapai.

Selama menjadi mahasiswa, Atha aktif mengikuti
berbagai kegiatan di dalam maupun luar BINUS. Ia pernah dipercaya sebagai
Education Coordinator HIMSISFO, Promotion Team, Information Systems Laboratory
Assistant, serta menjadi anggota Information System Case Study Club dan speaker
pada BIT Trial Class.

Di luar kampus, Atha juga aktif mengikuti
berbagai kompetisi nasional dan internasional, menjalani internship,
serta terlibat dalam berbagai kegiatan komunitas. Berbagai pengalaman tersebut
mempertemukannya dengan banyak teman, profesional, dan orang-orang dari latar
belakang berbeda yang memberikan perspektif baru dalam proses belajarnya.

Salah satu pengalaman internasional yang
berkesan adalah ketika Atha mengikuti International Benchmarking ke Hong Kong
sebagai bagian dari apresiasi Top 9 Indonesia NEXT Innovation Challenge dari
Telkomsel. Dalam program bertema AI Sharpening Youth tersebut, ia mengunjungi
sejumlah perusahaan dan institusi, seperti Cyberport, InvestHK, HKSTP, serta
The Hong Kong University of Science and Technology (HKUST).

Melalui pengalaman tersebut, Atha mendapatkan
wawasan mengenai perkembangan artificial intelligence, ekosistem inovasi dan
teknologi di Hong Kong, hingga berbagai peluang pendidikan lanjutan.

Salah satu pengalaman yang paling membentuk
Atha datang dari dunia kompetisi. Ia mendapatkan bimbingan dari seorang mentor
yang juga merupakan alumni dari jurusannya. Dari mentor tersebut, Atha belajar
untuk membangun pertanyaan yang kritis, mempertanyakan asumsi, mencari akar
permasalahan, hingga memastikan solusi yang ditawarkan benar-benar menjawab
kebutuhan.

Proses tersebut membentuk cara berpikir Atha
menjadi lebih terstruktur dan analitis. Ia juga belajar bahwa keberhasilan
tidak selalu diukur dari kemenangan, tetapi dari bagaimana setiap proses dan
kegagalan dapat menjadi bahan evaluasi untuk berkembang.

Kemampuannya tersebut turut membawanya meraih
berbagai prestasi, di antaranya Best 5 Minutes Presentation Award in Applied
Research Category 2026, 2nd Winner Business Case Supply Chain Category 2025 –
Coca-Cola Europacific Partners, Best Hustler Indonesia NEXT Innovation
Challenge 2025 – Telkomsel, serta sejumlah kemenangan dalam kompetisi UI/UX dan
penghargaan sebagai Information Systems Outstanding Student.

Kini, setelah resmi menjadi bagian dari 4.758
lulusan WISUDA-75 BINUS University, Atha siap membawa berbagai pengalaman
tersebut ke tahap berikutnya dan terus memberikan kontribusi melalui kemampuan
yang telah dikembangkannya selama berkuliah.

Bagi Atha, mahasiswa tidak perlu terlalu
khawatir memikirkan apa yang akan terjadi selanjutnya. Ia mengajak mahasiswa
untuk terus melakukan yang terbaik, tetap tulus dalam menjalani proses, dan
terus bergerak maju.

“No need to overthink what will happen next.
Just do your best, stay sincere, and keep moving forward,” pesan Atha.

Menurutnya, setiap mahasiswa perlu terus
belajar, berani mencoba, dan tidak takut keluar dari zona nyaman. Setiap
kesempatan, sekecil apa pun, dapat menjadi awal dari sesuatu yang lebih besar.

Perjalanan Atha Marcella menunjukkan bagaimana
pengalaman akademik, kompetisi, mentoring, dan kesempatan internasional dapat
membentuk cara berpikir sekaligus membuka ruang untuk terus berkembang. Kini,
setelah menyelesaikan perjalanannya di BINUS, Atha siap melangkah ke babak
berikutnya dengan semangat untuk do good, stay curious, and never stop
contributing.

Artikel ini juga tayang di vritimes

LAINNYA