Aliansi Masyarakat Karawang Gelar Aksi Damai di Pemkab Karawang Minta TNM di Tutup Permanen

2 minutes reading
Wednesday, 10 Jun 2026 06:26 32 Redaksi

SIBER77.COM KAB. KARAWANG, — Adanya dugaan lokasi hiburan malam Theater Night Mart ( TNM ) sebagai lokasi tempat pesta sesama jenis LGBT, ribuan warga yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Karawang (AMK) menggelar aksi damai di pusat pemerintahan Kabupaten Karawang.

Mereka menuntut Pemkab Karawang mengambil langkah tegas terhadap dugaan aktivitas LGBT tersebut, serta menutup TNM secara permanen.

Aksi yang dipimpin unsur tokoh agama, organisasi kemasyarakatan Islam, organisasi kepemudaan, dan lintas elemen masyarakat itu diawali dari Islamic Center Karawang sejak pagi hari guna melakukan orasi.

Ketua MUI Karawang, KH Tajudin Noor, menegaskan bahwa aksi tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap kondisi sosial dan moral masyarakat di Kabupaten Karawang.

“Kami meminta Pemkab Karawang tidak hanya melakukan penutupan sementara. Jika memang terbukti menjadi tempat yang memfasilitasi aktivitas yang melanggar norma dan menimbulkan keresahan masyarakat, maka TNM harus ditutup permanen,” tegas Tajudin Noor di hadapan massa aksi.

Ia juga mengingatkan seluruh peserta aksi untuk tetap menjaga kedamaian dan tidak terpancing provokasi dari pihak mana pun yang berpotensi mencederai tujuan aksi damai tersebut.

Kritik Terhadap Sikap Pemerintah

Dalam orasinya, sejumlah perwakilan massa melakukan penilaian terhadap sikap pemerintah daerah yang dinilai lamban dan kurang tegas dalam menanggapi tuntutan masyarakat.

Mereka menilai kasus yang menyebutkan terkait TNM seharusnya menjadi momentum evaluasi menyeluruh terhadap pengawasan tempat hiburan malam di Karawang, Rabu (10/06).

Massa menilai persoalan tersebut bukan hanya terkait satu lokasi hiburan, melainkan mencakup efektivitas pengawasan pemerintah terhadap aktivitas yang berpotensi melanggar aturan maupun norma sosial yang berlaku di tengah masyarakat.

“Jangan sampai pemerintah hanya bergerak ketika tekanan publik menguat. Pengawasan harus dilakukan secara konsisten dan tidak tebang pilih,” ujar salah seorang orator.

Tuntutan Transparansi dan Penegakan Aturan

Selain mendesak penutupan TNM permanen, massa juga meminta pemerintah daerah dan aparat terkait membuka secara transparan hasil penyelidikan terhadap dugaan kegiatan yang terjadi di lokasi tersebut.

Mereka menilai keterbukaan informasi penting untuk menghindari spekulasi yang berkembang di masyarakat.

Aksi berlangsung dengan pengawalan aparat keamanan dan berjalan tertib. Hingga aksi berakhir, banyak komitmen konkret dari pemerintah daerah terkait menunggu tuntutan mereka sampaikan.

Peristiwa ini kembali menegaskan bahwa isu moral, pengawasan tempat hiburan malam, dan respon pemerintah terhadap keresahan masih menjadi perhatian serius masyarakat Karawang.

Kini masyarakat menanti, apakah ribuan tuntutan massa tersebut akan berakhir pada kebijakan tegas atau sekadar menjadi agenda seremonial yang berlalu tanpa penyelesaian yang jelas.

(Erni)

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

LAINNYA