Asuransi BRI Life (BRI Life) kembali mengukuhkan posisinya sebagai salah satu perusahaan asuransi jiwa terkemuka di Indonesia dengan meraih tiga penghargaan sekaligus dalam ajang “Infobank-Isentia Digital Brand Awards 2026”. Pemberian penghargaan dilangsungkan dalam event “Indonesia Digital Forum 2026: Reaching The Unbanked Amidst Cyber Threats and Cost Living Crisis” di Jakarta, Jumat, 22 Mei 2026.
Dalam penghargaan kali ini BRI Life meraih tiga penghargaan yakni, The 2nd Best Life Insurance 2026 – Own Capital Above IDR 5 Trillion, The 3rd Best Health Insurance 2026 – Own Capital Above IDR 5 Trillion, serta The 3rd Highest Digital Index Health Insurance 2026.
Penghargaan untuk kategori Best Life Insurance dan Best Health Insurance menunjukkan kekuatan kinerja perusahaan, tata kelola yang baik dan kemampuan menjaga pertumbuhan bisnis secara berkelanjutan, serta pelayanan asuransi jiwa serta kesehatan yang terpercaya bagi masyarakat dan nasabah.
Adapun penghargaan The 3rd Highest Digital Index Health Insurance 2026 mencerminkan keberhasilan BRI Life dalam mengembangkan layanan digital yang mendukung kemudahan akses produk dan layanan kesehatan bagi nasabah.
Direktur Keuangan BRI Life Lim Chet Ming yang hadir menerima penghargaan menyatakan bahwa, penghargaan ini menjadi bukti nyata atas konsistensi perusahaan dalam menjaga pertumbuhan bisnis yang sehat, kekuatan permodalan, serta keberhasilan transformasi digital yang berfokus pada kebutuhan dan kepercayaan nasabah.
Lim mengatakan, “Kami sangat mengapresiasi penghargaan yang diberikan, pengakuan ini membuktikan bahwa strategi transformasi kami berjalan di jalur yang tepat, serta menegaskan komitmen kami dalam menjaga ketahanan finansial (financial resilience) yang kuat guna memastikan perlindungan jangka panjang bagi pemegang polis”.
“Sementara itu penghargaan di bidang Digital Index, tentunya menambah semangat kami untuk terus menelurkan inovasi teknologi yang relevan bagi nasabah, yakni dengan memperkuat ekosistem digital melalui aplikasi mobile, layanan klaim online, dan integrasi dengan platform BRI Group,” imbuh Lim.
Hingga kuartal pertama tahun 2026, kesehatan portofolio keuangan BRI Life juga tercatat sangat stabil. Perusahaan berhasil menjaga rasio klaim dan manfaat di level 48,9%, berada jauh di bawah rata-rata rasio klaim industri asuransi jiwa nasional yang berada di angka 78,2%. Hal ini mencerminkan manajemen risiko dan proses underwriting yang pruden, efisien, serta berorientasi pada nilai perlindungan yang tepat guna.
Kombinasi modal yang kuat dan transformasi digital menjadi kunci utama bagi BRI Life dalam mempertahankan pertumbuhan yang berkelanjutan. Di lini digital, BRI Life baru saja memperkuat portofolionya dengan meluncurkan berbagai inovasi, termasuk platform Mobile Digital Insurance (MODI) pada April 2026.
Langkah ini mempercepat pencapaian perusahaan dalam meraih peringkat ketiga Highest Digital Index Health Insurance, membuktikan bahwa layanan kesehatan dan proteksi BRI Life semakin praktis, fleksibel, dan mudah diakses oleh masyarakat modern, termasuk generasi muda.
“Melalui penguatan modal yang kokoh dan perluasan ekosistem proteksi digital yang terintegrasi dengan induk usaha kami, Bank BRI, kami optimistis BRI Life akan terus melangkah maju. Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan menghadirkan produk asuransi kesehatan maupun jiwa yang relevan, transparan, dan terpercaya bagi seluruh masyarakat Indonesia,” tutup Lim.
Artikel ini juga tayang di vritimes